Berlangsung Kopdar Komunitas Wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Perempuan Soloraya berlokasi di Griya Wito, no 18, Jl Singosari Utara, Nusukan, Banjarsari, jam 10:00 wib
Nampak hadir dalam acara ibu-ibu itu Miss Tanti, Sasi, Chika, Fia, Anna, Yusri, Dyah, Ade Putri, Ayu Wardani, Rina Adapun materi kopdarnya adalah bagaimana cara menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) serta SOP pemateri Mbak Sasi Kirana owner Sunpretty laundry Meskipun kopdar perempuan, SOP yang dimaksud tentu bukan cara masak SOP, SOP ini Standart Operating Procedure
Acara kopdar TDA Perempuan Soloraya adalah salah satu kegiatan rutin dari komunitas wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Gabung di TDA memang nggak ada ruginya banyak program yang sangat manfaat terutama untuk kemajuan usaha Nah, bagi siapapun yang mau gabung TDA SOlo, silahkan cek info cara gabung di sini: http://www.tdasolo.com/2014/01/syarat-menjadi-anggota-tda-solo.html Kontak Pengurus:
085731911090
atau klik tombol berikut untuk langsung chat di wa
Rombongan TDA Solo bertandang ke Kota 1001 Goa, Pacitan, Jawa Timur. 3 Jam dari Kota Solo. Terdiri dari Pak Azis, Mas Wahyu Liz, Kang Suseno, berangkat dari Solo jam 6 pagi. Menghadiri acara Kopdar (Kopi saya bunDar) komunitas wirausaha TDA (TanganDiAtas) wilayah Pacitan. Kali ini Kopdar edisi kedua, TDA-nya masih anyar gress.
Mas Wahyu Liz Adaideaja (dan Kuprit-nya) memberikan materi tentang Promosi Tanpa Iklan, sedangkan Pak Azis Bachtiar selaku Exhibitor Expert akan share strategi sukses pameran bertaraf internasional.
acara berlangsung di Hotel Srikandi milik salah satu anggota TDA Pacitan
peserta KopDar membludak
PaCiTan PengusahA Cinta TANah air Negeri 1001 goa ini dikenal eksotis, goa, pantai, sungai, batu perhiasan, indah banget. Tidak ada alasan untuk tidak jatuh cinta pada Pacitan.
baliho acara Kopdar TDA Pacitan
Antusias para wirausahawan-nya juga luarrrr angkasa. Meskipun barusaja tertimpa bencana banjir, namun tidak menyurutkan semangat untuk bangkit, mengubahnya menjadi banjir order.
pengunjung MEMADATI ruangan, Kuprit MENCAIRKAN suasana, supaya tidak ada yang MENGUAP
semoga mengharukan
dari kiri: Pak Mamad, Mas Kuprit, Bu Srikandi, Pak Azis, Mas Hendrix
****
Kemasan Nyentrik Omzet-pun Naik Mas Hendrik menyampaikan materi Strategi Packaging supaya omzet berlipat lipat Bisa jadi produk yang harganya semula cuma 5000, begitu dikemas bagus jadi 15000, padahal modal kemasan cuma 1000
bang Hendrik: kemasan nyentrik, omzetpun naik
Ing Ngarso Sung Tulodho, Inacraft Sung Usung Tendho
Pak Azis berbagi cerita dan pengalaman keliling dunia untuk pameran. Produk beliau Amalia Jewelry memang lebih banyak terjual melalui media Exhibition.
Stand kelas lokal hingga internasional diikuti. Citra produk dan pelanggan menjadi kunci sukses pameran.
Expo Internasional supaya omzet Exponensial
Padat Cair dan Gas Mas Wahyu Liz Adaideaja dengan Kupritnya tampil dengan apa adanya dan apa idenya ketika peserta sudah MEMADATi ruangan, maka tugas Kuprit MENCAiRKAN suasana, supaya jangan ada yang MENGUAP
ambyarrrkan
Strategi promosi tanpa iklan yang disampaikan remaja millenial kelahiran Jogja ini bikin geleng-geleng netijen.
Contohnya adalah ketika Mas Kuprit berkirim surat -tulis tangan- kepada pelanggan, bikin kesan mendalam tak terlupakan.
dapet souvenir dari bu Isti OG Wire Jewelry
wah berkilau
dapet Tahu Tuna, alhamdulillah
Smile
SLR: Selfie-nya Lebih Rameee
Tandatangan Surtipikat Pacitan takpernah gagal bikin wow, meskipun TDA-nya baru terbentuk tapi sudah punya seragam keren.
Minggu, 11 Maret 2018 Klub Kuliner TDA Soloraya mengadakan pertemuan Wedangan Nyantai di Omah Londo, Purwosari, Kota Solo
Dari jam 20-22wib, malem dingin ditemani jahe gepuk, nasi bakar, dan apa saja yang dibakar di sana. Hadir dalam Wedangan itu beberapa anggota Klub Kuliner (FGD, Focus Group Discussion) Ada Ali Effendi, Parikesit, Iwan Abu Donat, Fauzan, Pasutri Ayu Agha, Labieb, Dahlan, Azis Agro
Dengan berbagai macam obrolan, mulai dari tema tema ringan, sampai tema-tema berat. Makin berat tema-nya, ngemil-nya juga makin berat.
Ngemil tengkleng.
Kepada Tim Tdasolo.com Mas Fauzan menyampaikan catetan-nya semalem:
-Teh Jahe 2
-Bakwan 3
-Sego Kucing 4
Itu tadi catetan jajan-nya
Nah, adapun Video Perbincangan semalam nampak sangat meriah,
1. Temu Kangen Setelah lama tidak ketemu, agenda pertama diawali dengan saling sapa, tanya kabar terkini, dan canda antar member
2. Tip Membangun Tim
Ada yang mengalami banyak kendala dalam mengelola SDM,
Bagaimana caranya membangun tim yang kompeten, loyal, dan mau totalitas bangun
bisnis kita?
Disini para member diskusi tips dan triknya, cerita
pengalaman juga dalam mengelola SDM
sambel peyek by Chef Kuprit
3. Analisa Bisnis Cake Artis Kekinian Kota Solo
Mulai menjamur bisnis cake artis kekinian, yang terbaru SoloVely. Para member disini membedah peluangnya, siapa yang bisa survive.
4. Marketing Startegi
Tuntutan pasar semakin tinggi, para member diskusi dengan
semangat bagaimana strategi marketing yang kreatif, viral di pasar, dengan
budget yang masuk kantong UMKM.
Bocoran beberapa cerita saat itu,
"Beli Brownies Dapat Mobil”
Mem-bundling produk brownis dengan minuman teh yang bisa dapat
hadiah mobil
"Pawai Sosial + Branding"
Aksi bersihin jalan dari crew sebuah resto dengan atribut
unik, serta bagi bagi voucher
Hadiah piring cantik, viral-nya icithan, dan banyak lagi
5. Spiritual Value
Curhat jatuh
bangun berbisnis, pengalaman yang punya banyak hikmah.
Bagaimana
bisnis lebih bermakna jika kita mampu memperjuangkan nilai nilai spiritual di
dalamnya.
"Jika
kamu masih disayang-Nya, maka ujian yang kamu dapat itu sebagai bentuk
Sayang-Nya"
Weteng Tresno Jalaran Soko Kuliner
Dengan
diskusi yang sangat hidup, menarik, dan penuh arti, ketua Klub Kuliner
Parikesit menginisiasi forum salam FGD Kuliner yang striking.
Itulah Budaya TDA Soloraya, ngobrol yang ringan, santai, akrab, nambah ilmu, manfaat.